Senin, 18 Maret 2013

KASATLANTAS SUKOHARJO MELANTIK ANGGOTA PKS BARU




                Patroli Keamanan Sekolah (PKS) SMKN 2 Sukoharjo adalah organisasi siswa yang bertugas  membantu STP2K dalam menjaga ketertiban dan kedisiplinan sekolah, membantu pelaksanaan kegiatan apel pagi, serta bertugas menyeberangkan siswa SMKN 2 Sukoharjo di jalan raya serta memberikan pengetahuan cara berlalu lintas yang baik bagi siswa. Senin, 11 Februari 2013  PKS SMK N 2 Sukoharjo melaksanakan serah terima jabatan sekaligus pelantikan anggota PKS baru periode tahun 2013. Acara tersebut diselenggarakan bersamaan dengan upacara bendera setiap hari Senin di halaman depan SMK N 2 Sukoharjo. Dalam upacara bendera tersebut anggota PKS baru (siswa kelas X) dilantik langsung oleh Kasatlantas Sukoharjo, bapak AKP Christian AER selaku pembina upacara. Pelantikan diwakili oleh dua siswa putra dan putri anggota PKS baru dengan penyematan badge PKS dan pemakaian topi PKS oleh Kasatlantas.
                Dalam amanatnya Kasatlantas berpesan agar PKS menjadi teladan bagi teman-teman yang lain untuk menjadi generasi muda yang berjiwa nasionalisme pada umumnya dan dalam hal tertib berlalu lintas pada khususnya. Beliau menjelaskan bahwa di tahun 2012 telah terjadi 988 kasus lakalantas yang menimbulkan korban jiwa, luka berat, ringan dan kerugian material. Untuk itu beliau mengingatkan agar siswa SMKN 2 Sukoharjo menaati peraturan lalu lintas, berhati-hati ketika berkendara. Beliau juga memberikan tips-tips berkendara yang aman seperti memeriksa kelengkapan kendaraan sebelum bepergian, memakai helm standar SNI yang harus dikenakan dengan benar sampai berbunyi ‘klik’, tidak menggunakan handphone ketika sedang berkendara, dan lain sebagainya.
                 Setelah upacara bendera sekaligus pelantikan PKS selesai, anggota baru PKS berkesempatan memamerkan keahliannya dalam baris berbaris. Siswa dan guru memberikan tepukan gemuruh atas gerakan variasi baris berbaris yang membutuhkan kedisiplinan, keteraturan dan kekompakan tersebut. Atraksi ditutup dengan yel-yel PKS yang lagi-lagi mengundang aplause meriah. PKS SMKN 2 Sukoharjo di bawah bimbingan ibu Sri Gembirawati, SP dan bapak Tri Maryono, S.Pd ini adalah bibit-bibit pemimpin, penerus bangsa yang tertib, disiplin dan berjiwa nasionalisme. Dengan menjadi anggota PKS, siswa melatih diri sejak dini, menempa diri menjadi insan yang mandiri, tegas dan sigap.

EXPO TUGAS AKHIR KIMIA INDUSTRI : Sederhana Dan Berdayaguna





                Kamis, 14 Februari 2013 Program Keahlian Kimia Industri  mengadakan Pertemuan Wali Murid  di Aula SMK N 2 Sukoharjo. Pertemuan wali murid ini dalam rangka expo Tugas Akhir (TA) siswa kelas XII Kimia Industri.  Dalam pertemuan tersebut  ditampilkan empat belas (14) hasil karya siswa kelas XII Kimia Industri berupa teknologi di bidang industri.  Pertemuan  dimulai pukul 09.00 WIB yang diawali oleh laporan Ketua Program Kimia Industri bapak Waluyo, S.Pd kemudian  dibuka oleh Wakil Kepala Sekolah bidang kurikulum bapak Waluyo, S.Pd. Dalam sambutannya beliau menyampaikan informasi mengenai prosedur penilaian untuk menentukan kelulusan siswa kelas XII yang sebentar lagi akan menempuh ujian nasional. Acara dilanjutkan dengan presentasi Alat Penjernih Air Sederhana yang berfungsi untuk menjernihkan air sungai sehingga aman untuk digunakan dalam kebutuhan sehari-hari. Wali murid beserta siswa yang hadir diberikan penjelasan mengenai proses penjernihan air dan fungsi dari bahan-bahan yang digunakan pada alat tersebut. Bapak Drs. Muis Lidinilah, M.Pd menjadi pengisi acara berikutnya, beliau menjelaskan peran penting  BKK sebagai wahana penyaluran siswa ke dunia kerja. Kemudian dilanjutkan dengan penjelasan peran bimbingan konseling (BP/BK) oleh ibu Sri Wiji Martanti.
                Pada pertemuan ini wali murid menyaksikan secara langsung putra-putri mereka menerapkan ilmu yang diperoleh selama tiga tahun terakhir dalam wujud bermacam-macam teknologi sederhana tepat guna. Siswa kelas XII KI A dan XII KI B masing-masing dibagi menjadi tujuh (7) kelompok yang. Setiap  kelompok dibimbing oleh guru produktif kimia dalam pengerjaan tugas akhir berupa pembuatan teknologi tepat guna. Dari dua kelas tersebut dihasilkan empat belas alat yang  tertata rapi mengelilingi ruangan sehingga mudah untuk dilihat. Di akhir acara, wali murid berkeliling, melihat dan menerima penjelasan dari siswa tentang alat-alat yang dipamerkan. Di meja Cetakan Sabun dipamerkan alat untuk mencetak sabun mandi batangan. Seperti yang telah diketahui bahwa UP Kimia Industri memproduksi sabun mandi dengan merk Fitri dalam berbagai varian sehingga alat tersebut nantinya akan digunakan untuk mencetak sabun mandi batangan. Selain cetakan siswa juga membuat mixer manual yang berfungsi untuk proses mixing dalam pembuatan sabun. Wali murid dan beserta semua yang hadir juga bisa melihat alat penggiling kelapa (Grinding) yang dibuat oleh siswa kelas XII KI A di bawah bimbingan ibu Hadiyati Catur Dewi, ST. Selain alat penjernih air sungai, siswa juga membuat alat penjernih air sederhana yang berfungsi untuk menghilangkan pasir halus pada air kran, ion exchanger untuk menghilangkan kesadahan air. Siswa kelas KI B membuat alat pemotong nata de coco yang berfungsi untuk memotong lembaran nata yang juga merupakan produk dari UP Kimia Industri. Mesin sizing (ayakan), ayakan bertingkat, elektrolisis, alat destilasi kukus, magnetic stirer dan press briket dan alat pembuat kompos juga dipamerkan dalam expo tersebut.
                Alat-alat tersebut memang tergolong sederhana namun sangat bermanfaat dalam dunia industri. Penemuan alat-alat tersebut sangat membantu bagi industri kecil, dengan biaya terjangkau bisa menghasilkan produk yang optimal. Alat tersebut juga bermanfaat bagi lingkungan mengingat semakin menipisnya persediaan air bersih, dan turunnya hasil panen akibat pemupukan berlebihan. Melalui expo tugas akhir ini diharapkan siswa semakin kreatif dalam menemukan teknologi sederhana namun besar manfaatnya.